Garam Epsom untuk Mengontrol Hama Kebun Sayuran

Senyawa kimia yang terdiri dari magnesium, sulfur dan oksigen, magnesium sulfat, atau garam Epsom, mengambil namanya dari kota Epsom, Inggris, di mana ia ditemukan dalam air sumur di awal abad ke-17. Garam Epsom, yang lama digunakan untuk mengobati penyakit umum seperti sakit otot atau gigitan serangga, secara bertahap digantikan oleh produk lain selama boom industri kimia pasca-Perang Dunia II. Tapi garam Epsom masih digunakan oleh tukang kebun sayur untuk mengendalikan hama.

kredit: Jupiterimages / Polka Dot / Getty Images

Pengendalian hama

Kandungan magnesium dalam garam Epsom bertindak sebagai pupuk yang membantu biji berkecambah. Namun, banyak tukang kebun juga mengatakan garam Epsom adalah penolak yang efektif untuk berbagai hama. Pada tahun 1937, jurnal akademik Science melaporkan bahwa campuran garam Epsom, dedak dan molase adalah pengobatan yang efektif terhadap belalang dan serangga merayap lainnya.

Aplikasi Langsung

Karena rasa garamnya yang tidak enak, beberapa tukang kebun percaya bahwa menaburkan garam Epsom pada daun tanaman sayuran akan mencegah mengunyah hama seperti rusa, kelinci, dan landhog dari menyerbu kebun. Mereka yang menyukai jenis perawatan ini mengatakan garam Epsom tidak akan merusak garam. tanaman, tetapi itu akan hanyut dalam hujan atau hilang dengan waktu. Tukang kebun yang merekomendasikan penggunaan garam Epsom langsung pada tanaman juga menyarankan menerapkan kembali setiap minggu.

Metode lainnya

Tukang kebun lain yang menggunakan garam Epsom untuk mengendalikan hama kebun merekomendasikan untuk mencampur dua sdm. dengan satu galon air dan menyemprotkan tanaman sayuran. Garam Epsom telah efektif melawan kumbang kentang Colorado yang sering merusak tomat dan terong. Garam Epsom juga dikatakan bermanfaat dalam mencegah siput dan siput merusak tanaman nabati. Beberapa tukang kebun menyarankan untuk menaburkan lingkaran garam Epsom di sekitar pangkal setiap tanaman.

Mitos vs Realita

Meskipun banyak tukang kebun bersumpah dengan garam Epsom, tampaknya tidak ada bukti ilmiah bahwa itu adalah pembasmi hama taman yang efektif. Linda Chalker-Scott, seorang associate professor di Puyallup Research and Extension Center Universitas Negeri Washington, telah meninjau literatur ilmiah tentang garam Epsom dan menyimpulkan bahwa tidak ada yang menunjukkan bahwa itu bekerja baik sebagai pestisida atau penolak untuk hewan besar. Dia juga memperingatkan bahwa ketika garam Epsom diterapkan sebagai semprotan, itu dapat merusak atau menghanguskan daun tanaman. Penggunaan semprotan garam Epsom secara berlebihan juga dapat menyebabkan kerusakan akar.

Selalu bertanya

Banyak orang lebih suka menggunakan produk rumah tangga alami untuk merawat kebun halaman belakang untuk hama karena mudah, terjangkau, dan dipandang sebagai alternatif yang aman untuk pestisida kimia komersial. Namun, Chalker-Scott mendesak tukang kebun untuk mengajukan dua pertanyaan sebelum memasukkan bahan kimia apa pun ke lingkungan: Apakah diperlukan, dan apakah akan menyebabkan kerusakan? Dan bahkan dalam kasus produk yang akrab dan terpercaya seperti garam Epsom, orang harus meneliti klaim untuk melihat apakah penggunaannya dibenarkan.

Tonton videonya: Tips Basmi Hama Tanaman Cabe Dengan Mudah Full HD (Januari 2020).